10 Agustus 2009

Dua Julukan Sekaligus

SUDAH satu tahun Olimpiade 2008 Beijing terlewati. Tapi, momen pesta olahraga terbesar di dunia itu tak akan mudah dilupakan oleh Maria Kristin Yulianti. Maklum, di ajang tersebut namanya tercatat sebagai peraih medali perunggu.

Torehan itu cukup mengagumkan. Sudah lebih dari 12 tahun atau tiga kali pelaksanaan Olimpiade, kontingen Indonesia tak menuai medali dari bulu tangkis setor tunggal wanita. Terakhir, pada Olimpiade 1996 Atlanta Mia Audina menyumbangkan medali perak dan Susi Susanti menuai perunggu.

Prestasi Maria di Beijing sungguh mengejutkan. Sebab, pemain kelahiran Tuban, Jawa Timur, itu sesungguhnya tak diunggulkan sama sekali. Dia hanya dipatok bisa melaju ke perempat final. Maklum, jalan menuju peringkat ketiga tak mudah. Langkah Maria terhenti di semifinal setelah dihadang unggulan keenam asal Denmark Tine Rasmussen yang datang ke Olimpiade dengan modal juara All England 2008.

Pada perebutan tempat ketiga, Maria menundukkan Lu Lan, wakil tuan rumah Tiongkok. Maria dibanjiri pujian, tak terkecuali dari para peliput even akbar tersebut. Dia mendapatkan dua julukan sekaligus,
giant killer (pembunuh raksasa) dan cold blood killer (pembunuh berdarah dingin).

Maria mengatakan tak tahu-menahu soal itu. "
Masak sih. Saya malah tidak tahu. Memang apa hubungan julukan itu dengan penampilan saya?" ujar dia.

Menurut Hendrawan, pelatih Maria di Olimpiade Beijing, julukan tersebut tak lepas dari sukses pemain asuhannya itu mengalahkan para unggulan. "Dia (Maria, Red) selalu harus melewati tiga
game untuk menang. Mungkin itu yang membuat dia dijuluki giant killer," ujar Hendrawan.

Nah, sedangkan julukan cold blood killer, menurut Hendrawan, berhubungan dengan ekspresi Maria saat bertanding. Saat beraksi di lapangan, dia cenderung lemah gemulai. Hal tersebut sering membuat waswas pelatih, rekan, maupun penonton. "Ekspresi kemenangannya juga kurang. Dia tampak biasa-biasa saja," tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



BADMINTON. . . . . . . .
  • Menyehatkan badan!!!!! (Pastinya)
  • Menghilangkan stres!!!!!!! (Jelas)
  • Nambah temen!!!!!!!!!! (So pasti!.....................)
  • Prestasi. . . . . . . . . . . . . .

Nah, buat yang terakhir ni. . . . .
Prestasi! Yup! Badminton untuk menggapai cita-citamu setinggi langit! Kayak Taufik Hidayat neh. . . . . .