30 November 2009

Wang Yihan Juga Absen di Super Series Masters Finals


KUALA LUMPUR, Kompas.com - Pebulu tangkis putri nomor satu dunia, Wang Yihan, akan absen di Super Series Masters Finals bulan depan di Malaysia. Menurut laporan media, dia akan mewakili negaranya di East Asian Games.

Wang adalah pemain terkemuka yang lolos ke event akhir musim yang bergengsi itu setelah menjadi juara di lima super series tahun ini. Tetapi dia akan ambil bagian di East Asian Games di Hongkong yang waktunya bersamaan dengan event akhir musim itu, kata online The Star (www.thestar.com).

Wang akan digantikan oleh rekan senegaranya dan juara dunia Lu Lan, kata suratkabar itu, setelah pebulu tangkis nomor dua dunia dari China, Wang Lin, juga mundur dari event Masters tersebut.

Selain itu, juara bertahan asal Hongkong, Zhou Mi, juga tidak ambil bagian. Masih dari sumber yang sama, Zhou Mi yang tahun lalu menjadi juara setelah mengalahkan rekan senegaranya, Wang Chen, juga tampil di East Asian Games, demikian pula dengan Wang Chen.

Dengan demikian, Super Series Masters Finals kali ini minim pemain bintang. Pasalnya, para pemain top Indonesia juga dipastikan absen karena harus mempersiapkan diri menghadapi SEA Games Laos yang dimulai 9 Desember.

Tahun lalu, China menarik semua pemainnya dari event tersebut. Mereka memberikan alasan, jadwal yang padat akan berisiko bagi pemainnya karena rentan cedera.

26 November 2009

Taufik dan Dua Ganda Putra ke Final Super Series

JAKARTA, Kompas.com - Indonesia mengirim tiga wakil dalam turnamen akhir musim, Super Series Masters Finals 2009, yang akan digelar di Johor Baru Malaysia, 2-6 Desember.

Dalam daftar nama peserta yang dikeluarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Rabu (25/11), pemain Indonesia yang akan ambil bagian adalah Taufik Hidayat dan pasangan Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan serta Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama Dasuki.

Super Series Masters Finals atau kerap disingkat Final Super Series adalah turnamen akhir tahun yang menjadi puncak dari 12 rangkaian turnamen Super Series sepanjang tahun. Event ini hanya diikuti delapan pemain/pasangan pada setiap nomornya, dan setiap negara hanya boleh mengirim maksimal dua wakil pada setiap nomor.

Selain Indonesia, China juga hanya mengirimkan tiga wakil dalam kejuaraan tersebut yakni dua tunggal, Bao Chunlai dan Lu Lan serta ganda putra Gua Zhendong/Xu Chen. "Negeri Tirai bambu" itu beralasan, pemain-pemain topnya termasuk juara dunia dan Olimpiade Lin Dan akan mengikuti East Asian Games di Hongkong.

Hendra AG mengatakan, ia dan pasangannya Alvent Yulianto yang menempati peringkat delapan Super Series memastikan akan ambil bagian dalam turnamen berhadiah total 500.000 dollar AS itu.

"Iya berangkat," kata Hendra yang tidak ingin memasang target muluk-muluk karena semua pemain top hadir. "Kami hanya akan berusaha untuk memenangi pertandingan partai demi partai," katanya.

Absennya pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan yang menempati urutan kedua dalam ranking Super Series, membuka kesempatan bagi Rian/Yonatan (ranking 10) setelah Bona Septano/Mohammad Ahsan (9) juga absen karena akan memperkuat tim SEA Games Indonesia.

Tidak hadirnya sejumlah pemain tunggal yakni Simon Santoso (3), Lin Dan (4), Chen Jin (5) dan Sony Dwi Kuncoro (7) juga memberi peluang bagi Taufik Hidayat (9), Jan O Jorgensen (10), Boonsak Ponsana (11) dan Hsieh Yu Hsin (13) untuk berkompetisi dalam turnamen tersebut.

- Daftar nama peserta Final Super Series:

Tunggal putra: Lee Chong Wei (Malaysia), Peter Gade (Denmark), Park Sung Hwan (Korea), Bao Chunlai (China), Taufik Hidayat (Indonesia), Jan Jorgensen (Denmark), Boonsak Ponsana (Thailand), Hsieh Yu Hsin (Taiwan).

Ganda putra: Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia), Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), Lee Yong Dae/Jung Jae Sung (Korea), Anthony Clark/Nathan Robertson (Inggis), Guo Zhendong/Xu Chen (China), Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan (Indonesia), Rian Sukmawan/Yonathan Dasuki (Indonesia), Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Tazari (Malaysia).

Tunggal putri: Pi Hongyan (Perancis), Saina Nehwal (India), Lu Lan (China), Salakjit Ponsana (Thailand), Yao Jie (Belanda), Nicole Grether (Jerman), Juliane Schenk (Jerman), Kim Moon Hi (Korea).

Ganda putri: Wong Pei Tty/Chin Eei Hui (Malaysia), Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea), Lee Hyo Jung/Lee Kyung Won (Korea), Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin (Taiwan), Gabrielle White/Jenny Wallwork (Inggris), Duang Anong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand), Lena Frier Kristiansen/Christina Pedersen (Denmark), Nicole Grether/Charmaine Reid (Jerman/Kanada).

Ganda campuran: Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korea), Joachim Fisher Nielsen/Christina Pedersen (Denmark), Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand), Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korea), V Diju/Jwala Gutta (India), Anthony Clark/Donna Kellogg (Inggris), Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand), Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczk (Polandia).

Final Super Series Tanpa Pemain Utama China dan Indonesia

JAKARTA, Kompas.com - Turnamen tutup tahun "Super Series Masters Finals" di Malaysia, 2-6 Desember tidak akan diikuti para pemain utama Indonesia dan China.

Setelah Indonesia lebih mementingkan SEA Games Laos dan menarik semua pemain nasionalnya yang lolos ke turnamen akhir musim tersebut, China menyusul dengan tidak mengirim pemain topnya.

Menurut situs resmi Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) yang akan menjadi penyelenggara turnamen berhadiah 500.000 dolar AS itu, Rabu, disebutkan China memilih tidak mengirim pemain top termasuk juara dunia Lin Dan. Pada penyelenggaraan pertama tahun lalu di Kota Kinabalu, Malaysia, China menarik semua pebulu tangkisnya.

Selain Lin Dan, China juga menarik tunggal putra nomor duanya Chen Jin dan hanya menyisakan Bao Chunlai sebagai satu-satunya wakil tunggal putra yang menempati urutan delapan dalam peringkat Super Series setelah ke-12 rangkaian turnamen tersebut selesai dengan turnamen terakhir China Terbuka di Shanghai pekan lalu.

Manajer event Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) M. Venugopal, memastikan bahwa Lin Dan dan Chen Jin tidak akan tampil dalam Final Super Series. "China hanya akan diwakili oleh pemain top pada tunggal putri Wang Yihan (sekarang peringkat satu dunia). Kami harus memilah banyak hal sebelum dapat menyelesaikan daftar peserta untuk Final," katanya seperti dikutip situs BAM.

Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) juga telah memutuskan untuk memasukkan ganda putra nomor duanya Guo Zhendong/Chen Xu sementara peringkat satu dunia ganda putri Du Jing/Yu Yang absen dalam turnamen tersebut.

Keputusan CBA untuk tidak mengirim pemain-pemain topnya mungkin negara tersebut akan mengikutsertakan pemain utamanya dalam East Asian Games di Hong Kong pada 5-13 Desember. Bulu tangkis dalam pesta olahraga multi cabang empat tahunan itu akan dipertandingkan 10-13 Desember. Tunggal putri terbaik Hong Kong Zhou Mi dan Wang Chen juga tidak akan datang ke Johor.

Keputusan China tidak menurunkan pemain utamanya merupakan pukulan bagi penyelenggara, terutama setelah PBSI juga memutuskan tidak mengirim pemain termasuk pasangan juara Olimpiade Markis Kido/Hendra Setiawan, pemain tunggal Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso serta ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir.



Pemain Pelatnas Dilarang Tampil di Final Super Series

JAKARTA, Kompas.com - Tidak satu pun pemain Pelatnas yang lolos ke final Super Series akan ambil bagian dalam turnamen tutup tahun yang hanya diikuti delapan pemain/pasangan teratas dalam ranking Super Series.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh di Jakarta, Sabtu, menegaskan bahwa para pemain itu dipastikan tidak berkompetisi dalam turnamen berhadiah total 500.000 dolar AS itu atas permintaan Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo. "Ibu Rita melalui suratnya sudah meminta supaya atlet SEA Games tidak mengikuti kompetisi apapun hingga SEA Games," kata Lius yang menerima surat itu menjelang para pebulutangkis utama mengikuti Hong Kong Super Series (10-15 November).

Anggota tim SEA Games yang saat ini masuk delapan besar peringkat Super Series adalah Simon Santoso, Adriyanti Firadasari, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan, Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari, Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Devin Lahardi/Lita Nurlita. Demi fokus ke SEA Games Laos yang berlangsung 9-18 Desember, Kejuaraan Nasional yang semula akan diadakan awal bulan depan juga diundur pelaksanaannya ke Januari.

Ditanya kemungkinan tidak mencapai target medali menyusul hasil yang kurang memuaskan pada dua turnamen Super Series terakhir di Hong Kong dan China di mana tim Indonesia tidak meraih gelar, Lius tetap optimistis. "Saya yakin target lima medali emas masih bisa tercapai," kata Lius yang mengharapkan raihan medali dari pasangan Kido/Hendra, Nova/Liliyana, Greysia Polii/Nitya Krishinda, beregu putra dan satu lagi dari beregu putri atau tunggal putra.




BADMINTON. . . . . . . .
  • Menyehatkan badan!!!!! (Pastinya)
  • Menghilangkan stres!!!!!!! (Jelas)
  • Nambah temen!!!!!!!!!! (So pasti!.....................)
  • Prestasi. . . . . . . . . . . . . .

Nah, buat yang terakhir ni. . . . .
Prestasi! Yup! Badminton untuk menggapai cita-citamu setinggi langit! Kayak Taufik Hidayat neh. . . . . .