
KUALA LUMPUR, Kompas.com - Pemerintah Malaysia mencanangkan keinginan negaranya untuk menjadi kekuatan utama bulu tangkis dunia dengan mendirikan akademi bulu tangkis.
"Jika kita tidak segera menjalankan pengembangan sistematis dalam olah raga ini, kita akan kehabisan para pemain berkualitas di masa mendatang," kata Najib.
Najib mengatakan pemerintah tengah mencari lokasi yang cocok dan akan membicaraknya bersama asosiasi bulu tangkis Malaysia (BAM). Najib juga mengatakan pemerintah akan menyediakan 600 ribu dolar AS untuk bonus kepada pelatih dan pemain.
Peningkatan dana ini diumumkan setelah tunggal putera utama dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei meraih gelar juara di turnamen bulu tangkis All England Super Series. Chong Wei mengembalikan tradisi lama Malaysia yang pernah menjadi juara jaman Wong Peng Soon, Eddy Choong pada 1950-an, Tan Aik Huang pada 1960-an dan Muhammad Hafizh Hashim.
Malaysia pernah menjadi juara Piala Thomas antara 1949-1955 saat masih bernama Malaya. Dengan nama Malaysia mereka merebutnya pada 1967 dan 1992. Keduanya dengan mengalahkan Indonesia di final.
China kini mendominasi bulu tangkis dunia menggeser kekuatan lama seperti Indonesia, Malaysia dan Denmark.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar